Doa dalam Menghadapi Musibah


عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “لَا يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدُكُمُ الْمَوْتَ لِضُرٍّ أَصَابَهُ فَإِنْ كَانَ لَا بُدَّ فَاعِلًا فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتْ الْحَيَاةُ خَيْرًا لِي وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتْ الْوَفَاةُ خَيْرًا لِي.” (رواه البخاري : ٥٥٩٠)

Artinya: Hadis Hadis dari Anas bin Malik RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah salah seorang di antara kalian mengharapkan kematian karena musibah yang menimpanya. Jika ia memang harus mengharapkannya, maka hendaklah ia mengatakan, ‘Ya Allah, hidupkanlah aku jika kehidupan itu lebih baik bagiku, dan matikanlah aku jika kematian itu lebih baik bagiku.” (HR. Bukhari 5590)

Hadis ini menjelaskan bahwa seorang muslim tidak boleh berputus asa dan mengharapkan kematian karena musibah yang menimpanya. Sebaliknya, ia diajarkan untuk bersabar dan menyerahkan urusannya kepada Allah, serta memohon yang terbaik Hadis dari-Nya. Ini adalah bagian Hadis dari sikap seorang yang bertaubat dan selalu berharap kepada rahmat Allah.