Kemurahan Allah dalam Menerima Taubat Hamba-Nya


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “إِذَا أَذْنَبَ الْعَبْدُ ثُمَّ تَابَ تَابَ اللَّهُ عَلَيْهِ”. (رواه البخاري: ٢٥١٨ )في الأدب المفرد، وصححه الألباني

Artinya: Hadis dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang hamba berbuat dosa kemudian ia bertaubat, maka Allah akan menerima taubatnya.” (HR. Bukhari, No. 2518 dalam Adab Al-Mufrad, dishahihkan oleh Al-Albani)

Hadis ini menjelaskan bahwa Allah SWT Maha Penerima Taubat. Setiap kali seorang hamba melakukan dosa dan kemudian menyesalinya serta kembali kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh, maka Allah pasti akan mengampuninya.