Jadilah Hamba Allah yang Bersaudara


عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “لَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَنَاجَشُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَلَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ وَلَا يَكْذِبُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ التَّقْوَى هَاهُنَا وَيُشِيرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنْ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ.”  (رواه مسلم: ٢٥٦٤)

Artinya: Hadis Hadis dari Jabir bin Abdullah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian saling mendengki, janganlah kalian saling menipu, janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling membelakangi, dan janganlah sebagian kalian membeli barang yang sedang ditawar oleh saudaranya. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, ia tidak menzaliminya, tidak menghinakannya, tidak mendustakannya, dan tidak pula meremehkannya. Ketakwaan itu ada di sini,” beliau menunjuk dadanya tiga kali. “Cukuplah keburukan bagi seseorang jika ia meremehkan saudaranya sesama muslim. Setiap muslim atas muslim lainnya haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.” (HR. Muslim, No. 2564)

Hadis ini menjelaskan bahwa menjaga hubungan baik antar sesama muslim dan menjauhi segala bentuk permusuhan, penipuan, dan perbuatan zalim adalah bagian penting Hadis dari ajaran Islam. Taubat yang sesungguhnya juga tercermin dalam memperbaiki hubungan dengan sesama dan menjauhi perbuatan yang menyakiti mereka.