Perumpamaan Shalat Lima Waktu


عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: “إِنَّ مَثَلَ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ كَمَثَلِ نَهَرٍ جَارٍ غَمْرٍ عَلَى بَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ.” (رواه مسلم: ٦٦٨)

Artinya: Hadis Hadis dari Jabir bin Abdullah RA, ia berkata: Aku mendengar Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya perumpamaan shalat lima waktu adalah seperti sungai yang mengalir deras di depan pintu salah seorang di antara kalian, ia mandi di dalamnya setiap hari lima kali.” (HR. Muslim 668)

Hadis ini menjelaskan bahwa shalat lima waktu memiliki fungsi membersihkan diri Hadis dari dosa-dosa kecil, sebagaimana mandi lima kali sehari membersihkan tubuh Hadis dari kotoran. Ini adalah analogi yang kuat untuk menggambarkan betapa pentingnya shalat dalam kehidupan seorang muslim.