عَنْ أَبِي مُوسَى، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ النَّهَارِ، وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا. (رواه مسلم :٧١٦٥)
Artinya: hadis dari Abu Musa al-Asy’ari RA, Hadis dari Nabi SAW, beliau bersabda, Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla membentangkan tangan-Nya di malam hari agar bertaubat orang yang berbuat buruk di siang hari, dan membentangkan tangan-Nya di siang hari agar bertaubat orang yang berbuat buruk di malam hari, hingga matahari terbit Hadis dari barat. (HR. Muslim No. 7165)
Hadis ini menjelaskan bahwa pintu taubat senantiasa terbuka bagi hamba Allah, siang dan malam, hingga datangnya hari kiamat dengan tanda terbitnya matahari Hadis dari barat. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada hamba-Nya untuk kembali dan memperbaiki diri.