عَنْ عَلِىٍّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لَعَنَ آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَمَانِعَ الصَّدَقَةِ وَكَانَ يَنْهَى عَنِ النَّوْحِ (رَوَاهُ النَّسَائِيُّ : ٥١٢٠)
Artinya :Dari Ali, beliau meriwayatkan bahawa sesungguhnya beliau telah mendengar Rasulullah SAW telah melaknat pemakan riba’, pemberi riba’, penulis/ pencata riba’, orang yang menahan (tidak membayar) zakat dan juga melarang amalan meratapi orang yang telah meninggal dunia.” (HR an-Nasa’i: 5120)
Hadis ini menjelaskan bahwa Rasulullah SAW melaknat orang-orang yang terlibat dalam praktik riba, baik yang memakan hasil riba, memberikan riba, menulis atau mencatat transaksi riba, serta saksi-saksinya. Selain itu, beliau juga melaknat orang yang menahan zakat dan melarang meratapi orang yang telah meninggal dunia. Ini menunjukkan betapa seriusnya dosa-dosa ini dalam Islam, karena tidak hanya merugikan individu yang terlibat, tetapi juga dapat merusak tatanan masyarakat.