Anjuran berdoa setelah selesai Menguburkan Mayyit


عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا فَرَغَ مِنْ دَفْنِ الْمَيِّتِ وَقَفَ عَلَيْهِ فَقَالَ اسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ وَسَلُوا لَهُ بِالتَّثْبِيتِ فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُ (رواه ابوداود: ٣٢٢٣)

Artinya:  hadis dari Utsman bin ‘Affan ia berkata: Nabi SAW apabila telah selesai dari menguburkan mayit ia berkata: “mintakanlah ampunan untuk saudara kalian, dan mohonkanlah keteguhan untuknya, karena sesungguhnya sekarang ia sedang ditanya.”(HR Abu Daud: 3223).

Hadis ini menjelaskan bahwa Rasulullah SAW  tidak langsung pergi setelah pemakaman, tetapi berhenti sejenak dan mengajak para sahabat berdoa. Ini menunjukkan bahwa doa setelah pemakaman adalah bagian penting dari adab Islam. Hadis ini menegaskan bahwa mayit akan langsung ditanya oleh malaikat munkar dan nakir setelah dikuburkan. Oleh karena itu, doa orang hidup sangat dibutuhkan sebagai bentuk solidaritas ukhuwah Islamiyah.