Membaca Yaasiin Untuk Mayyit


عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْرَءُوا يس عَلَى مَوْتَاكُمْ (رواه ابوداود: ٣١٢٣)

Artinya: hadis dari Ma’qil bin Yasar, ia berkata: nabi SAW bersabda: bacakanlah surah Yaasiin kepada orang yang akan meninggal diantara kalian.” (HR Abu Daud: 3123).

Hadis ini menjelaskan bahwa kepekaan spiritual Islam terhadap proses kematian: bukan hanya memandikan dan mengubur, tetapi juga mendampingi dengan bacaan al-Qur’an sebagai bentuk husnul khatimah. Surah Yasin sering disebut sebagai “jantungnya al-Qur’an” karena isinya yang penuh pengingat akan keimanan, hari kebangkitan, dan rahmat Allah. Dalam konteks sakaratul maut, surah Yasin diyakini dapat menenangkan hati orang yang sedang sekarat, mempermudah keluarnya ruh, membawa keberkahan dan rahmat. Membaca Yasin untuk orang yang sedang menghadapi sakaratul maut bukan amalan baru atau bid’ah, tapi berdasar pada petunjuk nabi Muhammad SAW secara langsung.