Memandikan Mayyit Hendaknya Mendahulukan Anggota Badan yang Kanan


عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَسْلِ ابْنَتِهِ ابْدَأْنَ بِمَيَامِنِهَا وَمَوَاضِعِ الْوُضُوءِ مِنْهَا (رواه البخاري: ١٢٥٥)

Artinya:  hadis dari Ummu ‘Athiyyah RA berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW ketika pemandian puteri beliau yang meninggal dunia: “mulailah dengan anggota badan yang kanan dan anggota wudhu’ dari badan”.(HR al-Bukhari: 1255).

Hadis ini menjelaskan bahwa Rasulullah memerintahkan kita agar memandikan jenazah dimulai dari sisi kanan tubuh. Rasulullah juga menganjurkan memulai mandi jenazah dengan mencuci bagian-bagian tubuh yang biasa terkena wudhu, yaitu wajah, tangan, kepala, kaki. Hadis ini menunjukkan bahwa proses memandikan jenazah bukan sembarangan, tetapi ada adab dan urutannya yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW.