Hadis 41: Anjuran Meilih Istri Sesuai Kriteria Nabi


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: خَيْرُ نِسَاءِ رَكِبْنَ الْإِبِلَ صَالِحُ نِسَاءِ قُرَيْشٍ، أَحْنَاهُ عَلَى وَلَدِهِ فِي صِغَرِهِ، وَأَرْعَاهُ عَلَى زَوْجٍ فِي ذَاتِ يَدِهِ. (رواه البخاري :٤٧۹٤)

Artinya: Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda: “Sebaik-baik wanita yang pernah menunggang unta adalah wanita shalih dari Quraisy: mereka paling penyayang kepada anaknya saat kecil, dan paling menjaga suaminya dalam hal harta dan kemampuan yang dimiliki suami.” (HR. Bukhari: 4794)

Hadis dari Abu Hurairah RA ini menggambarkan keutamaan wanita shalihah dari kalangan Quraisy, yang dikenal dengan kelembutan dan kasih sayang mereka terhadap anak-anaknya saat masih kecil, serta kesetiaan dan perhatiannya dalam menjaga hak-hak suami, khususnya dalam menjaga harta dan apa yang menjadi tanggung jawab suaminya. Rasulullah SAW menyebut mereka sebagai sebaik-baik wanita yang pernah menunggang unta, menunjukkan betapa tinggi kedudukan wanita shalihah yang penuh kasih dan bertanggung jawab dalam rumah tangga menurut pandangan Islam.