Hadis 35: Anjuran Memberi Mahar yang Pantas


عن أَنَسٍ رضي الله عنه: أنَّ النَّبِيَّ ﷺ رأى على عبدِ الرَّحمنِ بنِ عَوفٍ أثَرَ صُفْرَةٍ، فقال: “ما هذا؟” قال: “إنِّي تَزَوَّجْتُ امرأةً على وَزْنِ نَوَاةٍ مِنْ ذَهَبٍ.” قال ﷺ: “بارَكَ اللَّهُ لَكَ، أَوْلِمْ وَلَوْ بِشَاةٍ.” (رواه البخاري :٤٨٦٠)

Artinya: Hadis dari Anas RA: Nabi SAW melihat bekas warna kuning (za’faran atau semacamnya) pada Abdurrahman bin Auf, lalu beliau bersabda: “Apa ini?” Abdurrahman menjawab: “Aku telah menikahi seorang wanita dengan mahar seberat biji kurma dari emas.” Lalu Nabi SAW bersabda: “Semoga Allah memberkahimu. Adakanlah walimah, meskipun hanya dengan seekor kambing.”  (HR. Bukhari: 4860)

Hadis ini menekankan dua hal penting dalam pernikahan Islam: kesederhanaan dalam mahar dan dianjurkannya mengadakan walimah. Abdurrahman bin Auf RA menikah dengan mahar yang ringan, hanya seberat biji kurma dari emas, namun Nabi SAW tidak mempermasalahkan hal tersebut. Justru beliau mendoakan keberkahan dan menganjurkan agar tetap mengadakan walimah (pesta pernikahan) sebagai bentuk syiar dan pengumuman pernikahan, walaupun sederhana, seperti hanya dengan seekor kambing. Ini menunjukkan bahwa Islam memudahkan urusan pernikahan dan mendorong kebahagiaan serta keberkahan dalam kehidupan rumah tangga.