Hadis 33: Anjuran Membaca Doa Sebelum Mendatangi Istri dimalam Pertama


عن ابنِ عبَّاسٍ قال: قال النَّبيُّ ﷺ: “أمَا لَوْ أنَّ أَحَدَكُمْ يقولُ حينَ يأتي أهلَهُ: بِسْمِ الله، اللهمَّ جَنِّبْنَا الشَّيطانَ، وجَنِّبِ الشَّيطانَ ما رَزَقْتَنَا، ثُمَّ قُدِّرَ بَيْنَهُما في ذلك أو قُضِيَ وَلَدٌ، لم يَضُرَّهُ شيطانٌ أبدًا.” (رواه البخاري :٤٨٧٠)

Artinya: Hadis dari Ibnu ‘Abbās radhiyallāhu ‘anhu berkata: Nabi SAW bersabda: “Seandainya salah seorang dari kalian ketika akan mendatangi istrinya (bersetubuh) mengucapkan: Bismillāh, Allāhumma jannibna asy-syayṭāna, wa jannibi asy-syayṭāna mā razaqtanā. (Dengan nama Allah, ya Allah jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan dari apa yang Engkau anugerahkan kepada kami), lalu ditakdirkan dari hubungan itu lahir seorang anak, maka anak itu tidak akan diganggu oleh setan selamanya.” (HR. al-Bukhari: 4870)

Hadis ini mengajarkan doa yang sangat penting yang sebaiknya dibaca oleh suami ketika hendak berhubungan dengan istrinya. Doa ini memohon perlindungan kepada Allah dari gangguan setan, dan juga agar anak yang mungkin lahir dari hubungan tersebut dijauhkan dari pengaruh setan. Dengan membaca doa ini, diyakini bahwa setan tidak akan dapat mempengaruhi anak yang dilahirkan, memberikan keberkahan dan perlindungan kepada keluarga tersebut.