Keberkahan dalam Menakar Makanan


عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ الْمَازِنِىِّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « كِيلُوا طَعَامَكُمْ يُبَارَكْ لَكُمْ فِيهِ ».(

رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ : ٤٦٠٨)

Artinya: Dari Abdullah bin Busr Al-Mazini, ia berkata: “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Ukurlah makanan kalian, niscaya kalian akan berkahi dalam makanan itu. (HR. Bukhari: 4608)

Hadis ini menjelaskan bahwa pentingnya mengukur atau mengukur jumlah makanan yang akan kita konsumsi. Rasulullah SAW menganjurkan agar kita tidak berlebihan dalam menyediakan makanan, karena dengan mengukur atau memperkirakan jumlah makanan, kita akan mendapatkan keberkahan dari Allah dalam makanan tersebut. Hal ini juga dapat menghindarkan pemborosan dan meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

Berdasarkan hadis ini, kita dapat memahami bahwa dengan mengukur makanan (baik dalam jumlah maupun cara penyajiannya), kita dapat mendapatkan keberkahan yang lebih besar. Berlebihan dalam menyajikan atau mengonsumsi makanan dapat berujung pada pemborosan, sementara dengan kepedulian dan menjaga keseimbangan, kita akan berkahi dengan makanan tersebut dan menjaga kehausan sumber daya.