عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ قَالَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ قَالَ لِى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « يَا بُنَىَّ إِذَا دَخَلْتَ عَلَى أَهْلِكَ فَسَلِّمْ يَكُونُ بَرَكَةً عَلَيْكَ وَعَلَى أَهْلِ بَيْتِكَ ». قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ. (رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ: ٢٩١٥)
Artinya: Dari Sa’id bin Al-Musayyab, ia berkata: Anas bin Malik berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda saya, “Wahai anakku, apabila engkau masuk bertemu keluargamu, maka ucapkanlah salam, niscaya salam itu akan menjadi keberkahan bagimu dan bagi anggota keluargamu.” Abu Isa (Imam Tirmidzi) berkata: Hadis ini hasan gharib (baik lagi gharib). (HR. al-Tirmidzi : 2915)
Hadis ini menjelaskan bahwa Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menyampaikan nasehat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam kepadanya.
Berdasarkan hadis ini dapat kita pahami bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk mengucapkan salam ketika memasuki rumah dan bertemu dengan anggota keluarga. Beliau menjelaskan bahwa tindakan mengucapkan salam ini akan membawa keberkahan bagi orang yang mengucapkan salam maupun bagi anggota seluruh keluarganya. Imam Tirmidzi menilai hadis ini sebagai hadis hasan gharib, yang menunjukkan bahwa sanadnya baik namun hanya diriwayatkan melalui satu jalur periwayatan yang dikenal.