Wafatnya Nabi Saw Dalam Keadaan Menggadaikan Baju Besinya


عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ يَزِيدَ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- تُوُفِّىَ وَدِرْعُهُ مَرْهُونَةٌ عِنْدَ يَهُودِىٍّ بِطَعَامٍ.( سُنَن ابن ماجه:۲٥٣٢)

 

Artinya: hadis dari Asma’ binti Yazid, bahwa Nabi SAW wafat dalam keadaan baju besinya tergadai pada seorang Yahudi sebagai jaminan atas makanan. (HR Ibn Majah 2532)

 

Hadis ini menggambarkan bahwa Rasulullah SAW wafat dalam kondisi sangat sederhana, bahkan baju besinya masih tergadai untuk mendapatkan makanan. Ini menunjukkan sifat rendah hati dan kezuhudan beliau dalam kehidupan dunia. Hadis ini juga menjadi dalil bolehnya berinteraksi muamalah dengan non-Muslim secara adil dalam Islam.