Pembelian Makanan dengan Gadai Baju Besi Rasulullah SAW


عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: اشْتَرَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ يَهُودِيٍّ طَعَامًا بِنَسِيئَةٍ، فَأَعْطَاهُ دِرْعًا لَهُ رَهْنًا.). صحيح مسلم٤١٩٨)

Artinya: hadis dari Aisyah berkata: Rasulullah SAW membeli makanan dari seorang Yahudi dengan cara pembayaran secara tempo (tidak langsung dibayar tunai), lalu beliau memberikan baju besinya sebagai barang gadaiannya. (HR muslim 4198)

Hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan transaksi jual beli dengan sistem pembayaran tertunda (kredit), bahkan dengan orang non-Muslim (Yahudi), dan beliau memberikan jaminan berupa barang (baju besi) sebagai bentuk tanggung jawab terhadap utangnya. Ini menunjukkan bolehnya jual beli kredit disertai jaminan dan bolehnya bermuamalah dengan non-Muslim selama tidak ada unsur yang diharamkan dalam akadnya.