Nabi Muhammad Saw Menggadaikan Baju Zirahnya Untuk Membeli Makanan


عَنْ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ اشْتَرَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ يَهُودِيٍّ طَعَامًا إِلَى أَجَلٍ وَرَهَنَهُ دِرْعَهُ(سنن النسائي:٤٦٢٣)

Artinya: hadis dari Hafsh bin Ghiyats dari Al A’masy dari Ibrahim dari Al Aswad dari Aisyah, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membeli makanan dari seorang Yahudi hingga suatu tempo dan beliau menggadaikan baju zirahnya kepadanya. (HR Nasa’i 4623).

Hadis ini menjelaskan bahwasannya Nabi SAW pernah membeli makanan secara tempo dari seorang Yahudi dan menggadaikan baju zirahnya sebagai jaminan, menunjukkan bolehnya transaksi hutang dengan jaminan.