عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يَكُونَ هَوَاهُ تَبَعًا لِمَا جِئْتُ بِهِ.
حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ، رَوَيْنَاهُ فِي كِتَابِ الْحُجَّةِ بِإِسْنَادٍ صَحِيحٍ.
Anas ibn Malik ra berkata : Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda :
“Allah SWT berfirman : Wahai anak Adam, sesungguhnya jika kamu memohon kepada-Ku dan berharap kepada-Ku maka Aku akan mengampuni apa yang telah kamu lakukan tanpa Aku peduli (besar dan banyaknya). Wahai anak Adam, jika dosa-dosamu setinggi awan di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku maka Aku akan mengampuni kamu. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika kamu datang membawa kesalahan sebesar dunia, kemudian kamu datang kepada-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, maka Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sebesar itu pula.”
(HR. Tirmizi, beliau berkata : Hadis ini hasan sahih)
Hadis ini sebagaimana yang dikatakan oleh Imam al-Nawawi, diriwayatkan oleh al-Tirmizi (hadis no. 3463) dari Anas ibn Malik ra.
Terdapat perbedaan riwayat penilaian al-Tirmizi. Al-Nawawi menukilnya dengan lafaz : حَسَنٌ صَحِيحٌ . Sedangkan dalam naskah program al-Alamiyah : حَسَنٌ غَرِيْبٌ. Selain al-Tirmizi, hadis ini juga diriwayatkan oleh Ahmad (hadis no. 20529) dan al-Darimi (hadis no. 2669) dari Abu Dzarr dengan sedikit perbedaan lafaz. Al-Tabarani juga meriwayatkan hadis ini dalam ketiga Mu’jamnya dari Ibn Abbas, Abu al-Darda’ dan Abu Dzarr, namun dengan sanad yang lemah. (Lihat Majma’ al-Zawa’id, hadis no. 216, 17628 dan 17628).