عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَجُلاً دَخَلَ الْمَسْجِدَ وَرَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- جَالِسٌ فِى نَاحِيَةِ الْمَسْجِدِ فَصَلَّى ثُمَّ جَاءَ فَسَلَّمَ فَقَالَ « وَعَلَيْكَ السَّلاَمُ. ( رواه ابن ماجه: ٣٨٢٦)
hadis dari Abu Hurairah, bahwa seorang laki-laki memasuki masjid sedangkan Rasulullah SAW duduk-duduk di sisi masjid, laki-laki itu pun langsung shalat kemudian datang dan memberi shalat. Maka beliau menjawab: “Wa’alaikas salam. (HR. Ibn Majah: 3826)
Hadis di atas menjelaskan bahwa Hadis ini menceritakan tentang seorang laki-laki yang masuk ke masjid saat Nabi Muhammad SAW sedang duduk di salah satu sudut. Setelah orang tersebut menunaikan shalat, ia mendatangi Nabi dan mengucapkan salam. Nabi pun membalas salamnya dengan penuh adab dan kelembutan. Peristiwa ini menunjukkan pentingnya menjaga etika ketika berada di masjid, seperti mendahulukan ibadah sebelum menyapa, serta menunjukkan sunnah menjawab salam sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi sesama Muslim. Hadis ini juga menggambarkan suasana masjid di masa Nabi yang terbuka untuk interaksi yang baik antara beliau dan para sahabat. Begitu pentingnya adab atau etika dalam kehidupan kita sehari semalam, dengan adab kita bisa meraih ketentraman dan mendapatkan keberkahan.