Hadis 29. Sikap dengan Manusia dan Binatang


عن أبي هريرة : أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال (بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ، اشْتَدَّ عَلَيْهِ الْعَطَشُ، فَوَجَدَ بِئْرًا، فَنَزَلَ فِيهَا، فَشَرِبَ، ثُمَّ خَرَجَ، فَإِذَا كَلْبٌ يَلْهَثُ، يَأْكُلُ الثَّرَى مِنَ الْعَطَشِ، فَقَالَ الرَّجُلُ: لَقَدْ بَلَغَ هٰذَا الْكَلْبَ مِنَ الْعَطَشِ مِثْلُ الَّذِي كَانَ بَلَغَ بِي، فَنَزَلَ الْبِئْرَ، فَمَلَأَ خُفَّهُ، ثُمَّ أَمْسَكَهُ بِفِيهِ، فَسَقَى الْكَلْبَ، فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ، فَغَفَرَ لَهُ) . قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَإِنَّ لَنَا فِي الْبَهَائِمِ أَجْرًا؟ فَقَالَ: فِي كُلِّ ذَاتِ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ ( رواه الترمذي : ٥٦٦٣)

hadis dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Pada suatu ketika ada seorang laki-laki sedang berjalan melalui suatu jalan, lalu dia merasa sangat kehausan. Kebetulan dia menemukan sebuah sumur, maka dia turun ke sumur itu untuk minum. Setelah keluar dari sumur, dia melihat seekor anjing menjulurkan lidahnya menjilat-jilat tanah karena kehausan. Orang itu berkata dalam hatinya: ‘Alangkah hausnya anjing itu, seperti yang baru ku alami.’ Lalu dia turun kembali ke sumur, kemudian dia menciduk air dengan sepatunya, dibawanya ke atas dan diminumkannya kepada anjing itu. Maka Allah berterima kasih kepada orang itu (diterima-Nya amalnya) dan diampuni-Nya dosanya.’ Para sahabat bertanya: ‘Ya, Rasulullah! Dapat pahalakah kami bila menyayangi hewan-hewan ini? ‘ Jawab beliau: ‘Ya, setiap menyayangi makhluk hidup adalah berpahal.” (HR. al-Turmudzi: 5663)

Hadis ini mengisahkan seorang pria yang sedang berjalan di jalan, merasa sangat haus, lalu menemukan sebuah sumur. Ia turun untuk minum, dan setelah keluar, ia melihat seekor anjing yang sedang kehausan, menjilati tanah. Pria itu merasa iba, karena kehausan anjing itu hampir sama dengan yang ia rasakan sebelumnya. Maka, ia turun lagi ke dalam sumur, mengisi sepatu dengan air, dan memberi minum anjing itu. Karena perbuatannya, Allah SWT berterima kasih kepadanya dan mengampuni dosa-dosanya. Ketika para sahabat bertanya apakah ada pahala untuk berbuat baik kepada hewan, Nabi Muhammad SAW menjawab, “Pada setiap makhluk yang memiliki hati yang basah, ada pahala.” Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya kasih sayang terhadap makhluk hidup, bahkan terhadap hewan, dan bahwa setiap perbuatan baik yang dilakukan akan mendapat ganjaran.