أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةٍ وَقُمْنَا مَعَهُ ، فَقَالَ أَعْرَابِىٌّ وَهْوَ فِى الصَّلاَةِ اللَّهُمَّ ارْحَمْنِى وَمُحَمَّدًا ، وَلاَ تَرْحَمْ مَعَنَا أَحَدًا . فَلَمَّا سَلَّمَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ لِلأَعْرَابِىِّ « لَقَدْ حَجَّرْتَ وَاسِعًا » . يُرِيدُ رَحْمَةَ اللَّهِ . ( رواه الترمذي : ٦٠١٠)
hadis dari Abu Hurairah bahwa ia berkata berkata: “Rasulullah SAW berdiri untuk shalat dan kami ikut berdiri dengannya, di tengah-tengah shalat ada seorang Badui yang berbicara: ‘Ya Allah, rahmatilah aku dan Muhammad, dan janganlah Engkau merahmati seorangpun selain kami! ‘ Setelah salam, Rasulullah Shalallah ‘Alaihi Wa Sallam bersabda kepada orang Badui tersebut: ‘Engkau telah menyempitkan sesuatu yang luas! ‘ Maksudnya adalah rahmat Allah.” (HR. al-Turmudzi: 6010)
Hadis ini mengisahkan seorang Arab Badui yang ikut shalat bersama Rasulullah SAW. Ketika sedang shalat, Arab Badui itu berdoa dengan mengatakan, “Ya Allah, rahmatilah aku dan Muhammad, dan janganlah rahmati seorang pun selain kami.” Setelah selesai shalat, Nabi Muhammad SAW menegur Arab Badui itu, dengan berkata, “Kamu telah menyempitkan sesuatu yang luas,” yang maksudnya adalah rahmat Allah itu sangat luas dan tidak terbatas hanya untuk beliau dan Arab Badui tersebut saja, melainkan untuk seluruh umat. Hadis ini mengajarkan bahwa rahmat Allah itu luas dan mencakup semua makhluk, dan tidak sepatutnya seseorang membatasi rahmat tersebut.