عن أبي هريرة : أن النبي صلى الله عليه و سلم قال إِذَا سَمِعْتُمْ صِيَاحَ الدِّيَكَةِ فَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ، فَإِنَّهَا رَأَتْ مَلَكًا، وَإِذَا سَمِعْتُمْ نَهِيقَ الْحِمَارِ فَتَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِنَّهَا رَأَتْ شَيْطَانًا (رواه مسلم :١٧١٩)عن أبي هريرة : أن النبي صلى الله عليه و سلم قال إِذَا سَمِعْتُمْ صِيَاحَ الدِّيَكَةِ فَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ، فَإِنَّهَا رَأَتْ مَلَكًا، وَإِذَا سَمِعْتُمْ نَهِيقَ الْحِمَارِ فَتَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِنَّهَا رَأَتْ شَيْطَانًا (رواه مسلم :١٧١٩)
hadis dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda: “Apabila kamu mendengar kokok ayam jantan, maka mohonlah kemurahan dari Allah SWT, karena pada saat itu ayam tersebut sedang melihat malaikat. Sebaliknya, apabila kamu mendengar ringkikan keledai, maka berlindunglah kepada Allah dari segala kejahatan syetan. Karena pada saat itu, keledai tersebut melihat syetan. (HR. Muslim: 1719)
Hadis ini mengajarkan kepada kita adab ketika mendengar suara binatang tertentu. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa apabila kita mendengar suara kokok ayam, kita dianjurkan untuk memohon kepada Allah dari limpahan karunia-Nya, karena ayam tersebut melihat malaikat. Sebaliknya, apabila mendengar ringkikan keledai, kita diperintahkan untuk berlindung kepada Allah dari gangguan setan, karena keledai tersebut melihat setan. Hadis ini menunjukkan keimanan kita kepada perkara-perkara gaib seperti malaikat dan setan, serta mengajarkan sikap berlindung kepada Allah dalam setiap keadaan.