Hadis 13. Adab ketika Duduk


عَنْ جَدِّهِ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا جَلَسَ احْتَبَى بِيَدِهِ. ( رواه أبو داود : ٤٨٤٨)

hadis dari kakeknya Abu Sa’id Al Khudri ia berkata: “Jika Rasulullah SAW duduk, beliau mendekap tangannya. (HR. Abu Dawud, 4848)

Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Sa’id al-Khudri, seorang sahabat Nabi Muhammad SAW. Dalam hadis ini, dijelaskan bahwa ketika Nabi Muhammad SAW duduk, beliau memiliki kebiasaan tertentu, yaitu “ihtiba” atau mengangkat kedua lutut  dan mengangkatnya kea rah perut atau dada ssambil memeluk lutut dengan tangan. Ihtiba secara umum berarti posisi duduk yang menunjukkan pengendalian diri dan kehormatan, dan seringkali dipraktikkan sebagai bentuk kesopanan dalam budaya Arab pada waktu itu. Hadis ini menggambarkan salah satu contoh adab dan tata cara duduk Nabi Muhammad SAW.