Doa Ketika Hendak Jihat/perang


حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ الْمُثَنَّى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا غَزَا قَالَ

اللَّهُمَّ أَنْتَ عَضُدِي وَأَنْتَ نَصِيرِي وَبِكَ أُقَاتِلُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَمَعْنَى قَوْلِهِ عَضُدِي يَعْنِي عَوْنِي

Telah menceritakan kepada kami Nahsr bin Ali Al Jahdhami telah mengabarkan kepadaku ayahku dari Al Mutsanna bin Sa’id dari Qatadah dari Anas dia berkata; “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berperang, beliau mengucapkan:

“ALLAHUMMA ANTA ‘ADLUDII WA ANTA NASHIIRII WABIKA UQAATILU (Ya Allah, Sesungguhnya Engkau adalah sandaranku dan penolongku, dengan (kekuatan dan pertolongan-Mu lah) aku berperang).” Abu Isa berkata; “Hadits ini derajatnya hasan gharib. Dan makna sandaranku adalah penolongku.”

Hadits Jami’ At-Tirmidzi No. 3508 – Kitab Do’a