Hadis 18


عَنْ نَافِعٍ قَالَ: كَانَ ابْنُ عُمَرَ يُعْطِي زَكَاةَ رَمَضَانِ بِمِدِّ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، الْمِدَّ الْأَوَّلَ، وَفِي كَفَّارَةِ الْيَمِينِ بِمِدِّ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ أَبُو قُتَيْبَةُ: قَالَ لَنَا مَالِكٌ: مِدُّنَا أَعْظَمُ مِنْ مِدِّكُمْ وَلَا نَرَى الْفَضْلَ إِلَّا فِي مِدِّ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَقَالَ لِي مَالِكٌ: لَوْ جَاءَكُمْ أَمِيرٌ فَضَرَبَ مِدًّا أَصْغَرَ مِنْ مِدِّ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، بِأَيِّ شَيْءٍ كُنْتُمْ تُعْطُونَ؟ قُلتُ: كُنَّا نُعْطِي بِمِدِّ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ: أَفَلَا تَرَىٰ أَنَّ الْأَمْرَ إِنَّمَا يَعُودُ إِلَىٰ مِدِّ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. (رواه البخاري: 6335)

Artinya : hadis dari Nafi’, ia berkata: ‘Ibn Umar RA, memberikan zakat Ramadhan dengan ukuran mad (satu takaran) seperti yang dilakukan oleh Nabi SAW, yaitu mad yang pertama. Dan dalam kafarat sumpah (yaitu memberi makanan untuk kafarat sumpah) juga dengan ukuran mad Nabi SAW.’ Abu Qutaybah berkata: ‘Malik mengatakan kepada kami, mad kami lebih besar dari mad kalian, dan kami tidak melihat ada kelebihan selain dari mad Nabi SAW.’ Malik berkata kepadaku: ‘Seandainya datang kepada kalian seorang Amir dan ia memberi ukuran mad yang lebih kecil dari mad NabiSAW, dengan ukuran apakah kalian akan memberikan (zakat)?’ Aku jawab: ‘Kami memberikan dengan ukuran mad Nabi SAW.’ Malik berkata: ‘Tidakkah kamu melihat bahwa semuanya kembali kepada ukuran mad Nabi SAW?'”(HR. al-Bukhari : 6335).

Hadis ini mengajarkan kita tentang pentingnya mengikuti ukuran yang telah ditetapkan oleh Nabi Muhammad dalam zakat fitrah dan kafarat sumpah. Meskipun ada berbagai macam ukuran yang mungkin digunakan di tempat lain, ukuran mad Nabi yang menjadi patokan utama, dan itulah yang sebaiknya diikuti oleh umat Islam dalam melaksanakan ibadah tersebut.