عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ « مَا مِنْ رَجُلٍ لاَ يُؤَدِّى زَكَاةَ مَالِهِ إِلاَّ جَعَلَ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِى عُنُقِهِ شُجَاعًا ». ثُمَّ قَرَأَ عَلَيْنَا مِصْدَاقَهُ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ (لاَ تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ) الآيَةَ. وَقَالَ مَرَّةً قَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِصْدَاقَهُ (سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ) « وَمَنِ اقْتَطَعَ مَالَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ بِيَمِينٍ لَقِىَ اللَّهَ وَهُوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ ». ثُمَّ قَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مِصْدَاقَهُ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ (إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ) الآيَةَ. (سنن الترمذي : 3284)
Artinya : hadis dari Abdullah bin Mas’ud RA, ia menyampaikan dari Nabi SAW, tidak ada seorang pun yang tidak menunaikan zakat hartanya, kecuali Allah akan menjadikannya pada hari kiamat seekor ular besar di lehernya.” Kemudian beliau membaca ayat dari Kitab Allah: “Janganlah sekali-kali orang-orang yang bakhil dengan apa yang telah Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahwa itu baik bagi mereka. Sebenarnya itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan di leher mereka pada hari kiamat.” (QS. Ali Imran: 180) Dan Nabi SAW, bersabda: “Barang siapa yang mengambil harta saudaranya sesama Muslim dengan sumpah palsu, maka ia akan bertemu Allah dalam keadaan Allah murka kepadanya.” Kemudian beliau membaca: “Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji Allah dan sumpah mereka dengan harga yang sedikit…” (QS. Ali Imran: 77). (HR. al-Tirmidzi : 3284)
Hadis ini menegaskan bahwa meninggalkan kewajiban zakat adalah dosa berat yang akan berbuah azab di akhirat dalam bentuk ular besar yang melilit leher pelakunya. Allah juga mengancam dengan murka bagi siapa pun yang mengambil harta orang lain secara zalim, bahkan jika dengan sumpah palsu. Zakat adalah amanah dan hak orang lain yang tidak boleh ditahan.