Al Kam`ah (sejenis tumbuhan) dan al Ajwah (kurma nabi)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا مَطَرٌ الْوَرَّاقُ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كُنَّا نَتَحَدَّثُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْنَا الْكَمْأَةَ فَقَالُوا هُوَ جُدَرِيُّ الْأَرْضِ فَنُمِيَ الْحَدِيثُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ الْكَمْأَةُ مِنْ الْمَنِّ وَالْعَجْوَةُ مِنْ الْجَنَّةِ وَهِيَ شِفَاءٌ مِنْ السَّمِّ
(روه ابن ﻣﺎﺟﺔ)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Abu ‘Abdush Shamad telah menceritakan kepada kami Mathar Al Warraq dari Syahr bin Hausyab dari Abu Hurairah dia berkata, “Kami berbincang-bincang di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu kami menyebutkan tentang Al Kam`ah, sebagian sahabat mengatakan, “Kam`ah adalah penyakit cacar di bumi.” Ternyata pembicaraan tersebut sampai kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka beliau bersabda: “Kam`ah (sejenis tumbuhan) adalah dari Al Manna dan Ajwah adalah (kurma) dari surga, ia merupakan penawar racun.”
(HR. Sunan Ibnu Majah)