قَالَ النَّبِيُّ ﷺ
“يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ.”
“Wahai para pemuda, barang siapa mampu menikah hendaklah menikah. Jika tidak mampu, hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu benteng (pengekang syahwat).”
(HR. al-Bukhārī dan Muslim)