Kebersamaan dengan Orang yang Dicintai


قالَ البُخَارِيُّ: حَدَّثَنا إِسماعِيلُ، قالَ: حَدَّثَني مالِكٌ، عن عَبدِ اللهِ بنِ دِينَارٍ، عنِ ابنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنهُما قالَ:
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ فَقالَ: مَتَى السَّاعَةُ؟ قالَ: مَا أَعدَدتَ لَهَا؟” قالَ: حُبُّ اللهِ وَرَسُولِهِ. قالَ: أَنتَ مَعَ مَن أَحبَبتَ.”
(رواه البخاري رقم ٦١٧١)

Imam Bukhari r.a berkata: Telah menceritakan kepada kami Ismā‘īl, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Mālik, dari ‘Abdullāh bin Dīnār, dari Ibn ‘Umar raḍiyallāhu ‘anhumā, ia berkata:

Seorang laki-laki datang kepada Nabi ﷺ lalu bertanya:

“Kapan kiamat?”

Beliau bertanya:

“Apa yang engkau persiapkan?”

Ia menjawab:

“Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.”

Beliau bersabda:

“Engkau bersama orang yang engkau cintai.”

(HR. Bukhari no. 6171)