Cinta Sesama Muslim


قَالَ البُخَارِيُّ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ: حَدَّثَنِي قَيْسٌ، عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ:

قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ.” (رواه البخاري رقم ١٣)

Imam Bukhārī r.a berkata: Telah menceritakan kepada kami Muḥammad bin al-Mutsannā, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Yaḥyā, dari Ismā‘īl, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Qays, dari Anas ra. berkata:

“Tidaklah salah seorang dari kalian beriman, hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Bukhari no. 13)