Tidak melihat makanan orang lain (menjaga adab pandangan)


عَنْ عَلِىِّ بْنِ حُسَيْنٍ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- نَحْوَ حَدِيثِ مَالِكٍ مُرْسَلاً وَهَذَا عِنْدَنَا أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ أَبِى سَلَمَةَ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ. وَعَلِىُّ بْنُ حُسَيْنٍ لَمْ يُدْرِكْ عَلِىَّ بْنَ أَبِى طَالِبٍ (رواه الترمذى: ٢٤٨٨)

Artinya: hadis dari ʿAlī bin Ḥusayn, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:​Sesungguhnya sebagian dari kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat baginya.​   (HR. al-Tirmidzi: 2488)

Hadis ini menjelaskan bahwa termasuk tanda baiknya keislaman seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya. Salah satu penerapannya adalah tidak melihat-lihat makanan orang lain saat mereka makan, karena hal itu bukan urusan kita dan bisa mengganggu kenyamanan mereka.