حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ الْهَمْدَانِىُّ حَدَّثَنَا أَبِى حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ عَنِ الشَّعْبِىِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ وَأَهْوَى النُّعْمَانُ بِإِصْبَعَيْهِ إِلَى أُذُنَيْهِ « إِنَّ الْحَلاَلَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الْحَرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنَهُمَا مُشْتَبِهَاتٌ لاَ يَعْلَمُهُنَّ كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ فَمَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ اسْتَبْرَأَ لِدِينِهِ وَعِرْضِهِ وَمَنْ وَقَعَ فِى الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِى الْحَرَامِ كَالرَّاعِى يَرْعَى حَوْلَ الْحِمَى يُوشِكُ أَنْ يَرْتَعَ فِيهِ أَلاَ وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى أَلاَ وَإِنَّ حِمَى اللَّهِ مَحَارِمُهُ أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِىَ الْقَلْب (رواه مسلم: 4178)
Artinya: hadis dari Nu‘man bin Basyir RA ia berkata: Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda dan beliau menunjukkan jari-jarinya ketelinga: Sesungguhnya yang halal itu jelas, dan yang haram itu jelas, dan di antara keduanya ada perkara-perkara yang samar yang tidak diketahui oleh banyak orang. Maka siapa yang menjaga diri dari perkara syubhat, ia telah membersihkan (melindungi) agama dan kehormatannya. Dan siapa yang terjatuh dalam syubhat, maka ia terjatuh dalam yang haram. Ibarat seorang gembala yang menggembalakan di sekitar tempat larangan, hampir-hampir ia akan menggembalakan di dalamnya. Ingatlah, setiap raja memiliki tempat larangan, dan tempat larangan Allah adalah apa yang diharamkan-Nya. Ingatlah, dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika ia baik maka seluruh tubuh akan baik, dan jika ia rusak maka seluruh tubuh akan rusak. Itulah hati.
Hadis ini menjelaskan bahwa setiap yang halal itu jelas, dan yang haram itu juga jelas, sementara di antara keduanya ada hal-hal yang samar (syubhat). Dalam konteks etika makan dan minum, ini mengajarkan kita untuk menghindari makanan dan minuman yang tidak jelas kehalalannya, demi menjaga agama dan kehormatan kita. Dengan menjaga diri dari yang syubhat, kita menjaga kebersihan hati dan tindakan kita.