Larangan Memakan Hasil Riba Hadis 1


حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ – رضى الله عنه – قَالَ قَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « رَأَيْتُ اللَّيْلَةَ رَجُلَيْنِ أَتَيَانِى ، فَأَخْرَجَانِى إِلَى أَرْضٍ مُقَدَّسَةٍ ، فَانْطَلَقْنَا حَتَّى أَتَيْنَا عَلَى نَهَرٍ مِنْ دَمٍ فِيهِ رَجُلٌ قَائِمٌ ، وَعَلَى وَسَطِ النَّهْرِ رَجُلٌ بَيْنَ يَدَيْهِ حِجَارَةٌ ، فَأَقْبَلَ الرَّجُلُ الَّذِى فِى النَّهَرِ فَإِذَا أَرَادَ الرَّجُلُ أَنْ يَخْرُجَ رَمَى الرَّجُلُ بِحَجَرٍ فِى فِيهِ فَرَدَّهُ حَيْثُ كَانَ ، فَجَعَلَ كُلَّمَا جَاءَ لِيَخْرُجَ رَمَى فِى فِيهِ بِحَجَرٍ ، فَيَرْجِعُ كَمَا كَانَ ، فَقُلْتُ مَا هَذَا فَقَالَ الَّذِى رَأَيْتَهُ فِى النَّهَرِ آكِلُ الرِّبَا

(رواه البخارى: 2085)

hadis dari Samurah bin Jundub ia berkata: Nabi bersabda Tadi malam aku didatangi oleh dua orang, lalu mereka membawaku ke tanah yang suci. Kami berjalan hingga sampai ke sebuah sungai dari darah, di dalamnya ada seorang laki-laki berdiri, dan di tengah sungai ada seorang laki-laki lain dengan batu-batu di tangannya. Setiap kali orang yang di sungai itu hendak keluar, orang yang di tengah sungai melemparkan batu ke mulutnya sehingga dia kembali ke tempat semula. Setiap kali dia berusaha keluar, dia dilempar batu ke mulutnya dan kembali seperti semula. Aku bertanya, ‘Apa ini?’ Maka dikatakan kepadaku: Orang yang kamu lihat di sungai itu adalah pemakan riba.”

Hadis ini menjelaskan tentang hukuman bagi pemakan riba, yang digambarkan dengan seseorang yang berada di dalam sungai darah dan terus-menerus dilempar batu ke mulutnya setiap kali mencoba keluar. Ini menggambarkan betapa beratnya akibat dari memakan riba, yang merupakan dosa besar dalam Islam.