Menjaga kebersihan makanan


عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا أَكَلَ طَعَامًا لَعِقَ أَصَابِعَهُ الثَّلاَثَ. قَالَ وَقَالَ « إِذَا سَقَطَتْ لُقْمَةُ أَحَدِكُمْ فَلْيُمِطْ عَنْهَا الأَذَى وَلْيَأْكُلْهَا وَلاَ يَدَعْهَا لِلشَّيْطَانِ ». وَأَمَرَنَا أَنْ نَسْلُتَ الْقَصْعَةَ قَالَ « فَإِنَّكُمْ لاَ تَدْرُونَ فِى أَىِّ طَعَامِكُمُ الْبَرَكَةُ(رواه مسلم :٥٤٢٦)

Artinya: hadis dari Anas, anas berkata:​”Rasulullah apabila makan makanan, beliau menjilati tiga jarinya. Beliau bersabda: ‘Jika salah seorang dari kalian menjatuhkan suapan makanannya, hendaklah ia membersihkan kotoran darinya lalu memakannya, dan jangan membiarkannya untuk setan.’ Dan beliau memerintahkan kami untuk membersihkan piring, beliau bersabda: ‘Sesungguhnya kalian tidak mengetahui di bagian mana dari makanan kalian terdapat keberkahan. (HR. Shahih Muslim: 5426)

Hadis ini menjelaskan bahwa menjaga kebersihan makanan sangat penting dalam Islam. Rasulullah mengajarkan agar kita membersihkan makanan yang jatuh dan tidak membiarkannya, karena setan dapat mengambilnya. Beliau juga memerintahkan untuk membersihkan piring, karena kita tidak tahu di bagian mana dari makanan terdapat keberkahan.