وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبَّ لِجَارِهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
Seorang Muslim baru lengkap imannya jika menginginkan kebaikan bagi tetangganya sebagaimana dirinya sendiri