Kata pengantar


  Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, segala puji hanya milik-Nya yang telah memberikan kesempatan, kesehatan, dan kekuatan hingga buku kecil berjudul “40 Hadis Etika Bertetangga” ini dapat tersusun dengan baik. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, suri teladan kita dalam segala hal, termasuk dalam bagaimana kita berinteraksi dengan orang-orang di sekitar, khususnya tetangga.

  Ide penyusunan buku ini berangkat dari kenyataan bahwa kehidupan bertetangga sering kali diabaikan dalam pembahasan keagamaan sehari-hari, padahal Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap hubungan antar tetangga. Rasulullah SAW bahkan bermusuhan akhlak terhadap tetangga sebagai salah satu tanda keimanan seseorang.

  Melalui kumpulan 40 hadis pilihan ini, saya mencoba mengangkat kembali nilai-nilai mulia dalam bertetangga mulai dari sikap saling menghormati, tolong-menolong, hingga larangan menyakiti mereka. Setiap hadis dilengkapi dengan terjemahan dan penjelasan singkat agar mudah dipahami dan diresapi maknanya dalam kehidupan sehari-hari.

  Saya menyadari sepenuhnya bahwa karya ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, masukan, saran, atau kritik dari para pembaca sangat saya harapkan untuk perbaikan selanjutnya. Semoga apa yang sederhana ini bisa menjadi manfaat, menjadi pengingat, dan yang lebih penting bisa diamalkan.

  Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung tersusunnya buku ini. Semoga Allah SWT memberkahi setiap langkah kita, dan menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik dalam bermasyarakat, mulai dari hal yang paling dekat: bertetangga.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hormat saya,
[Muhammad Arif Ananda]

[Pusat Kajian Hadis 17 Agustus 2025]