Hadis 2


حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ قَالَ حَدَّثَنِى عَمْرُو بْنُ يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ عَمِّى يُكْثِرُ مِنَ الْوُضُوءِ ، قَالَ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ أَخْبِرْنِى كَيْفَ رَأَيْتَ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – يَتَوَضَّأُ فَدَعَا بِتَوْرٍ مِنْ مَاءٍ ، فَكَفَأَ عَلَى يَدَيْهِ فَغَسَلَهُمَا ثَلاَثَ مِرَارٍ ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فِى التَّوْرِ ، فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ مِنْ غَرْفَةٍ وَاحِدَةٍ ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فَاغْتَرَفَ بِهَا فَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ، ثُمَّ غَسَلَ يَدَيْهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ ، ثُمَّ أَخَذَ بِيَدِهِ مَاءً ، فَمَسَحَ رَأْسَهُ ، فَأَدْبَرَ بِيَدَيْهِ وَأَقْبَلَ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ ، فَقَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – يَتَوَضَّأ(رواه البخاري: ١٩٩ )

Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Sulaiman, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku ‘Amru bin Yahya dari ayahnya, ia berkata:Pamanku sering kali berwudu (dengan berlebihan). Ia berkata kepada Abdullah bin Zaid:“Beritahukan kepadaku bagaimana engkau melihat Nabi ﷺ berwudu.”Maka Abdullah meminta dibawakan bejana (tōr) berisi air.Lalu ia menuangkan air ke kedua tangannya dan mencuci keduanya tiga kali,kemudian memasukkan tangannya ke dalam bejana, lalu berkumur dan menghirup air ke hidung serta mengeluarkannya sebanyak tiga kali dari satu cidukan tangan,kemudian memasukkan tangannya lagi ke dalam bejana dan membasuh wajahnya tiga kali,lalu membasuh kedua tangannya hingga ke siku dua kali-dua kali,kemudian ia mengambil air dengan tangannya dan mengusap kepalanya: ia mengusapkan tangannya ke belakang kepala lalu menariknya ke depan kembali,kemudian membasuh kedua kakinya.Lalu ia berkata: “Seperti inilah aku melihat Nabi ﷺ berwudu.” [HR. Bukhari no.199]

Hadis ini menjelaskan bahwa hadis di atas menggambarkan cara wudhu Nabi Muhammad SAW yang diajarkan oleh Abdullah bin Zaid kepada Amr bin Abi Hasan. Dalam hadis ini, Abdullah bin Zaid menceritakan bagaimana Nabi Muhammad SAW berwudhu dengan mengambil air dari sebuah bejana (tawar). Nabi memulai dengan mencuci kedua tangan tiga kali, kemudian mencelupkan tangannya ke dalam bejana tersebut. Setelah itu, beliau berkumur, menyertakan juga menghirup air ke hidung, dan mengeluarkannya sebanyak tiga kali. Selanjutnya, beliau mencuci wajah tiga kali, lalu mencuci kedua tangan hingga ke siku sebanyak dua kali. Setelah itu, Nabi SAW mengusap kepala, dengan mengusap keduanya (bagian depan dan belakang) hanya satu kali. Terakhir, beliau mencuci kedua kaki hingga ke pergelangan kaki (keduanya) dengan cara yang sama. Proses wudhu ini mencakup urutan dan jumlah yang ditetapkan, yang menunjukkan kesempurnaan tata cara berwudhu yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.