Doa Setelah Wudhu Menghapus Dosa


عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِىِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-. قَالَ فَذَكَرَ مِثْلَهُ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ « مَنْ تَوَضَّأَ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ(رواه البخاري: ٥٧٧)

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir al-Juhani, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda — beliau menyebutkan hal yang semisal sebelumnya — hanya saja beliau bersabda: “Barang siapa berwudhu lalu berkata: ‘Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya…’”[HR. Bukhari no. 577]

Hadis ini menjelaskan, hadis ini mengajarkan pentingnya kesaksian terhadap keesaan Allah dan kerasulan Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari amalan yang bisa menghapuskan dosa-dosa seseorang jika dilakukan dengan penuh keyakinan. Dengan demikian, berwudhu dan mengucapkan kalimat syahadat ini tidak hanya menjadi sarana untuk membersihkan diri secara fisik, tetapi juga membawa manfaat besar dalam membersihkan jiwa dari dosa.