عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ رَمَقْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِشْرِينَ مَرَّةً يَقْرَأُ فِي الرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَفِي الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ(رواه النسائي٩٩١)
Artinya: Hadis dari Ibnu ‘Umar dia berkata:”Aku memperhatikan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam selama dua puluh kali, beliau senantiasa membaca ‘Qul Yaa Ayyuhal Kaafirun’ dan ‘Qul Huwallahu Ahad’ saat shalat dua rakaat setelah Maghrib, juga shalat dua rakaat sebelum Subuh.”(HR Sunan Nasa’i 991)
Hadis ini menjelaskan bahwasanya Rasulullah SAW pada saat shalat sunnah rawatib Magrib dan subuh fajar membaca surat Al kafirun dan Al Ikhlas hal ini menunjukan bahwa beliau memulai hari dengan dua surah yang menegskan kemurnian tauhid, surah Al kafirun menyatakan penolakan segala ksyirikan dan kompromi dalam ibadah, Al ikhlas menjelaskan bahwa Allah swt itu ESA.