Hadis 11. Anjuran untuk Sedekah sebelum datang Waktu yang Orang tidak lagi mau Menerimanya


عَنْ مَعْبَدِ بْنِ خَالِدٍ قَالَ سَمِعْتُ حَارِثَةَ بْنَ وَهْبٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ « تَصَدَّقُوا فَيُوشِكُ الرَّجُلُ يَمْشِى بِصَدَقَتِهِ فَيَقُولُ الَّذِى أُعْطِيَهَا لَوْ جِئْتَنَا بِهَا بِالأَمْسِ قَبِلْتُهَا فَأَمَّا الآنَ فَلاَ حَاجَةَ لِى بِهَا. فَلاَ يَجِدُ مَنْ يَقْبَلُهَا ».

(رواه مسلم: ٢٣٨٤).

Hadis dari Ma’bad bin Khalid ia berkata: saya mendengar Haritsah bin Wahb ia berkata: saya mendengar Rasulullah SAW, ia bersabda: “segeralah kalian bersedekah, karena dikhawatirkan kelak akan terjadi seorang laki-laki pergi kemana-mana membawa sedekahnya, tetapi dijawab oleh orang yang hendak diberinya sedekah, “kalaulah kemarin kamu datang, aku terima sedekahmu. Sekarang aku tidak butuh lagi terhadap sedekahmu itu.” Akhirnya orang itu pun benar-benar tidak mendapat orang yang bersedia menerima sedekahnya itu”.

(HR Muslim: 2384).

Hadis ini menjelaskan bahwa banyaknya harta di akhir zaman, serta bahwa seseorang tidak akan menemukan orang yang menerima sedekahnya, mendorong kita untuk segera bersedekah dan memanfaatkan kesempatan untuk melakukannya sebelum hal tersebut menjadi sulit atau tidak mungkin lagi.

Nabi SAW mengingatkan dalam hadis ini untuk segera bersedekah sebelum keadaan berubah, di mana akan datang suatu waktu di mana banyaknya harta dan melimpahnya kekayaan membuat orang tidak lagi membutuhkan sedekah. Penyebab tidak diterimanya sedekah pada akhir zaman adalah karena banyaknya harta yang dimiliki oleh orang-orang, serta munculnya kekayaan dari perut bumi, seperti yang disebutkan dalam hadis yang shahih setelah kehancuran bangsa Ya’juj dan Ma’juj, berkurangnya harapan hidup, dekatnya kiamat, serta tidak ada lagi kebutuhan untuk menabung uang. Semua ini menunjukkan pentingnya segera bersedekah sebelum kesempatan itu berlalu.