Kata pengantar


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Segala puji bagi Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga penulisan buku ini dapat terselesaikan. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Ṣallallāhu ‘alaihi wa Sallam, beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Buku kecil ini hadir sebagai upaya sederhana untuk menggali dan menyajikan hadis-hadis Nabi SAW yang berkaitan dengan hak dan kewajiban bertetangga. Islam telah menempatkan hubungan bertetangga pada posisi yang sangat mulia. Bahkan, dalam banyak riwayat, Rasulullah SAW menegaskan bahwa kebaikan seorang mukmin tidak hanya diukur dari ibadah personalnya, tetapi juga dari bagaimana ia menjaga hubungan baik dengan tetangganya.

Melalui pembahasan yang tersaji, penulis berusaha menghimpun hadis-hadis pilihan, menjelaskan makna dan kandungannya, serta menghadirkan penjelasan ulama terkait etika bertetangga dalam Islam. Diharapkan, kehadiran buku ini dapat menjadi panduan praktis sekaligus pengingat bahwa menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat adalah bagian dari ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT.

Penulis menyadari bahwa buku ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, segala bentuk kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi penyempurnaan karya-karya selanjutnya.

Akhirnya, semoga buku ini bermanfaat bagi pembaca sekalian, menambah wawasan, serta mendorong kita semua untuk lebih mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga hubungan baik dengan tetangga.

والله الموفق إلى أقوم الطريق

Yogyakarta, 22 agustus 2025
Penulis Ahmad Murtadho Fatihulhaq