عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.» (رواه البخاري، ، مسلم
Hadis dari Mu‘ādh bin Jabal radhiyallāhu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu.” (HR. Bukhari no. 3474 dan Muslim no. 2699)
Hadis ini menjelaskan keutamaan puasa Ramadan yang dilakukan dengan iman dan harapan pahala dari Allah. Puasa seperti ini bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tapi juga sebuah ibadah yang membersihkan dosa-dosa masa lalu. Dengan kata lain, puasa Ramadan adalah kesempatan besar untuk mendapatkan pengampunan dan rahmat Allah.