keutamaan taqwa


عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ إِيمَانٍ.»(رواه البخاري ومسلم)

Hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Takwa itu di sini,” beliau menunjuk ke dadanya tiga kali (HR. al-Bukhari dan Muslim, No 97/99)
Hadis ini Menjelaskan bahwa Takwa bukan hanya terbatas pada perbuatan lahiriah, tetapi yang paling penting adalah keikhlasan dalam hati. Keimanan seseorang tercermin Hadis dari bagaimana ia menjaga hatinya agar tetap takut dan taat kepada Allah. Takwa adalah keadaan hati yang selalu mengingat Allah dan berusaha melakukan kebaikan serta menjauhi keburukan