larangan hasad dan permusuhan antara sesama muslim


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تَحَاسَدُوا، وَلَا تَبَاغَضُوا، وَلَا تَدَابَرُوا، وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا.» (رواه البخاري ومسلم

: Hadis dari Abu Hurairah radhiyallāhu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jangan saling dengki, jangan saling membenci, jangan saling berpaling, dan jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Bukhari dan Muslim, no. 1350)
Hadis ini mengajarkan pentingnya menjaga hubungan sosial yang harmonis di antara umat Islam. Menjauhi rasa dengki, benci, dan sikap acuh tak acuh kepada sesama muslim adalah kunci untuk membentuk persaudaraan yang kuat. Dengan sikap seperti ini, umat Islam akan menjadi satu keluarga yang saling mendukung sebagai hamba Allah.