سَمِعْتُ الرَّبِيعَ بْنَ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ قَالَ آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ
(رواه الترمذي، رقم ٣٧٧٢)
Abu Ishaq mendengar Ar Rabi’ bin Al Bara` bin ‘Azib menceritakan dari ayahnya bahwa Nabi SAW datang dari safar beliau mengucapkan, “Aayibuuna Taaibuuna ‘Aabiduuna Lirabbinaa Haamiduun” (Kami kembali, kami bertobat, kami menyembah, dan kepada Tuhan kami, kami memuji). (HR. Al-Tirmidzi, No. 3772)
Hadis ini menjelaskan bahwa saat Rasulullah kembali dari perjalanan atau safar, beliau mengucapkan doa: “Kami kembali, bertaubat, beribadah, dan memuji Tuhan kami.” Ucapan ini menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas keselamatan perjalanan, serta mengandung permohonan taubat dan pengakuan atas ketergantungan seorang hamba kepada Tuhannya. Dengan mengucapkan doa ini, seorang Muslim diajarkan untuk selalu mengaitkan setiap aktivitas, termasuk perjalanan, dengan ibadah kepada Allah, dan senantiasa memohon ampunan serta meneguhkan diri dalam ketaatan. Hadis ini juga menunjukkan pentingnya bersyukur atas segala nikmat, termasuk nikmat kembalinya seseorang dengan selamat dari perjalanan.