Doa Ketika Akan Tidur


عَنْ الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ قَالَ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ وَإِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ (رواه مسلم، رقم ٧٠٦٢)

hadis dari Al Barra’ bahwasanya Nabi SAW apabila Rasulullah SAW hendak tidur, maka beliau membaca doa, “Allahumma, Bismika Ahyaa Wabismika Amuutu” Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.” Apabila bangun dari tidur, maka beliau membaca doa: ‘Alhamdu Lillaahil Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Amaatanaa Wailaihinnusyuuru’ Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan hanya kepada-Nyalah tempat kami kembali. (HR. Muslim, No. 7062)

Hadis ini menjelaskan bahwa saat Rasulullah akan berbaring, beliau mengucapkan doa yang mengakui bahwa hidup dan mati berada dalam kekuasaan Allah, dengan berkata: “Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.” Ini menunjukkan sikap tawakal dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah sebelum tidur. Kemudian, saat bangun tidur, Rasulullah mengucapkan rasa syukur dengan berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali.” Doa ini mengajarkan umat Islam untuk selalu bersyukur atas nikmat kehidupan setiap harinya dan mengingat bahwa akhirnya semua manusia akan kembali kepada Allah. Hadis ini menanamkan kesadaran akan hubungan erat antara hidup, mati, dan kebangkitan di akhirat dalam setiap aktivitas harian seorang Muslim.