عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ عَنْ أَبِيهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا هَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ كَمَا تُعَلَّمُ الْكِتَابَةُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْقَبْرِ (رواه البخري، رقم ٦٠٢٧)
hadis dari Mush’ab bin Sa’d bin Abu Waqqash dari Ayahnya radhiallahu’anhu dia berkata, Nabi SAW pernah mengajari kami beberapa kalimat (doa) sebagaimana beliau kamu belajar menulis, yaitu, “Allahumma Inni A’uudzu Bika Minal Bukhli, Wa A’uudzu Bika Minal Jubni, Wa A’uudzu Bika An Uradda Ilaa Ardzalil ‘Umur Wa A’uudzu Bika Min Fitnatid Dunya Wa ‘Adzaabil Qabri “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, aku berlindung kepada-Mu dari kepikunan, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan siksa kubur.” (HR. Al- Bukhari, No. 6027)
Hadis ini mengajarkan kita untuk menjaga diri dari godaan duniawi yang dapat mengganggu kehidupan iman kita, serta untuk senantiasa berdoa kepada Allah agar dilindungi dari segala keburukan yang dapat mengganggu kesejahteraan jasmani dan rohani kita.