سَمِعْتُ خَوْلَةَ بِنْتَ حَكِيمٍ السُّلَمِيَّةَ تَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ (رواه مسلم، رقم ٧٠٥٣ )
Abu Waqqas mendengar Khaulah binti Hakim as-Sulamiyyah berkata: Aku mendengar Rasululullah SAW bersabda: “Barang siapa yang singgah pada suatu tempat, kemudian ia berdoa; A’auudzu Bi Kalimaatillaahit Taammaati Min Syarri Maa Khalaq (Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari keburukan apa saja yang Dia ciptakan), niscaya tidak akan ada yang membahayakan dirinya hingga ia pergi dari tempat tersebut.” (HR. Muslim, No. 7053)
Hadis ini mengajarkan kepada kita doa perlindungan yang dapat diucapkan ketika kita berada di tempat baru atau memasuki rumah. Dengan doa ini, kita memohon perlindungan dari Allah dari segala keburukan yang ada di sekitar kita, baik itu makhluk atau kondisi yang bisa membahayakan. Melalui sabda Nabi, kita diajarkan cara untuk menjaga diri kita dari gangguan atau bahaya yang tidak kita ketahui dengan cara yang sangat sederhana, namun penuh makna dan hikmah. Hadis ini menggarisbawahi pentingnya perlindungan dari Allah yang sempurna terhadap segala bentuk keburukan.