Doa saat Bangun Tidur


أَنَّ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مُرْنِي بِكَلِمَاتٍ أَقُولُهُنَّ إِذَا أَصْبَحْتُ وَإِذَا أَمْسَيْتُ قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيكَهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ قَالَ قُلْهَا إِذَا أَصْبَحْتَ وَإِذَا أَمْسَيْتَ وَإِذَا أَخَذْتَ مَضْجَعَكَ (رواه ابوداود، رقم ٥٠٦٩)

hadis dari Abu Bakar Ash Shiddiq radhiallahu’anhu berkata, “Wahai Rasulullah, ajarkanlah kepadaku beberapa bacaan yang bisa aku baca ketika pagi dan sore hari.” Beliau bersabda, “Bacalah; Allahumma Faatiras Samawaati Wal Ardli Aalimal Ghaibi Wasy Syahahdah Rabba Kulli Syai`In Wa Maliikahu Asyhadu An Laa Ilaaha Illa Anta A’uudzu Bika Min Syarri Nafsii Wa Syarrisy Syaithaani Wa Syirki (Ya Allah, pencipta langit dan bumi, yang Maha Mengetahui yang Ghaib dan yang nyata. Tuhan Pengatur segala sesuatu dan Rajanya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan diriku, kejahatan setan dan sekutunya).” Beliau bersabda, “Bacalah saat pagi dan sore hari, atau saat engkau akan tidur. (HR. Abu Daud, No. 5069)

 

Hadis ini menjelaskan tentang tauhid yang kokoh. Dimulai dengan menyebut sifat-sifat Allah: Pencipta langit dan bumi, Maha Tahu yang ghaib dan nyata, serta Penguasa segala sesuatu. Pengakuan keesaan Allah Syahadat tauhid ditegaskan dalam doa sebagai bentuk keimanan yang murni. Permohonan perlindungan Kita diminta berlindung dari kejahatan diri sendiri (nafsu dan hawa nafsu yang menyimpang)