حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا أَزْهَرُ بْنُ سِنَانٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ وَاسِعٍ قَالَ قَدِمْتُ مَكَّةَ فَلَقِيَنِى أَخِى سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ فَحَدَّثَنِى عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « مَنْ دَخَلَ السُّوقَ فَقَالَ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكُ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيتُ وَهُوَ حَىٌّ لاَ يَمُوتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ وَمَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةٍ وَرَفَعَ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ دَرَجَةٍ ». قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ ( رواه الترمذي، رقم ٣٧٥٦).
Ahmad bin Mani’ telah menceritakan kepada kami, dari Yazid bin Harun, dari Azhar bin Sinan, dari Muhammad bin Wasi’, ia berkata: “Aku datang ke Mekkah, dan saudaraku Salim bin Abdullah bin Umar bertemu denganku. Ia menceritakan kepadaku dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Rasulullah SAW bersabda: ‘Barangsiapa yang memasuki pasar dan berkata, “Tidak ada Tuhan selain Allah, yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kerajaan dan segala pujian, Dia menghidupkan dan mematikan, Dia Maha Hidup dan tidak akan mati, segala kebaikan ada di tangan-Nya, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,” maka Allah menulis baginya seratus ribu kebaikan, menghapus seratus ribu kesalahan, dan mengangkatnya seratus ribu derajat.'” (HR. Al-Tirmidzi, No: 3756)
Hadis ini menjelaskan bahwa dengan mengingat Allah di pasar dengan mengucapkan kalimat pujian tersebut, seseorang akan mendapatkan pahala yang besar, termasuk penghapusan dosa, pengangkatan derajat, dan penulisan kebaikan. Hadis ini mengajarkan kita bahwa setiap kesempatan, bahkan di pasar yang ramai, bisa menjadi kesempatan untuk berdzikir dan meraih pahala yang sangat besar. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk tidak melupakan Allah dalam setiap aktivitas kita, termasuk ketika berada di tempat-tempat yang sibuk.